Laman

Selasa, 04 November 2014

Apa Bedanya S1 VS D3 VS D4? lebih baik yang mana



Hellow hellow calon Maba~ Yunad here :3 hahaha. pasti lagi sibuk sama tugas akhir dan ujian akhir di SMA ya? Keep cemungudz guys ‘3’. Jangan males-malesan inget liat tuh kalender sekarang bulan apa :3 /senyum evil cantik (?)/
Well, seperti janji saya tempo hari saya bakalan post artikel penunjang untuk melengkapi kisah kasih saya *boong deh* maksudnya kisah perjuangan saya selama masa transisi dari seorang ‘SISWA’ menjadi ‘MAHASISWA’ yang nggak mudah :”)
Oke kali ini saya akan bahasa tentang....
“Apa bedanya S1 VS D3 VS D4”
Cuss cuss kita bahasa sedikit-sedikit yuk yuk calon-calon MABA
So, kita mulai jawab sedikit sedikit dan membahas tenang perbedaan S1 VS D3 VS D4 cekidot
S1... pasti kalian nggak asing dong sama yang namanya S1 a.k.a program Strata 1? Ya... S1 itu kalau kita lulus kita akan mendapatkan gelar S. (Sarjana)
-        Program S1 itu jurusanya ada apa aja si?
Jawabnya? Sangat banyak: contoh falkutas-falkutas di program S1 biasanya yang umum falkutas tehnik, falkutas hukum, falkutas kedokteran, falkutas kedokteran gigi, falkutas mipa, falkutas ekonomi, falkutas farmasi, falkutas ilmu keperwatan, falkutas sastra (kalo di kampus saya namanya falkutas ilmu kebudayaan), falkutas ilmu politik dan ilmu sosial DDL (nggak cukup kalo di sebutin one by one)
-        Berapa banyak beban SKS, semester dan lama studi yang diterima jika kita memlih program S1?
Well, program S1 biasanya mahasiswanya di bebani SKS ( Satuan Kredit Studi) sebanyak 114-160 SKS (termaksuk dengan 12 SKS persiapan dan penyusunan skripsi) sebanyak 8 semester dan selama 4 tahun
-        Lalu, berapakah persentase materi yang kita dapetin di progran S1?
S1 menggunakan persentase materi 30-40% praktik dan 70-60% materi namun dewasanya kini, banyak juga falkutasnya memberi prosi praktik lebih banyak 5-10%.
-        Setelah kita lulus, kita bisa melanjutkan ke mana?
Kalau kita lulus S1, kita bisa melanjutkan ke S2 (Master) dan S3 (Doktor) juga spesialis
-        Gimana peluang kerja S1?
Peluang kerja, tergantung dengan kemampuan kita, di kembalikan lagi dengan kita sendiri merek, atau gelar kita.
-        Peluang beasiswa?
Di S1 peluang beasiswa pasti terbuka lebar jika kita memiliki prestasi, dan tergantung universitas juga sebenarnya

Well, apa yang ada di benak kalian kalau mendengar kata D3 (diploma III)? Pasti kalian udah nggak asing lah sama kata-kata ini. Iya D3 atau Diploma III adalah program keahlian atau skill. Biasanya kita lulus dari program D3 kita akan mendapatkan gelar A.Md (Ahli Madya) atau sarjana Muda
-        Ada apa aja si jurusan di program D3?
Berkiblat lagi dengan apa yang saya katakan D3 adalah program Keahlian jadi kalu kita kuliah di program D3 kita akan terfokus dengan satu jurusan atau keahlian contoh saya sendiri mahasiswa program D3 dengan jurusan perumahsakitan atau Manj. Rumah sakit biasanya orang bilang begitu, maka di jurusan saya sendiri akan di fokusan tentang Manjemen dan pengolahan Rumah sakit juga tentang adminstrasi rumah sakit dan jurusan perumahsakitan di Indonesia masih terbilang langkah atau jarang di Indonesia untuk program D3 (setahu saya kalo di PTN Perumahsakitan D3 cuman ada di UI *kampus saya*).
Program yang umumnya biasanya ada di program D3 adalah: Akuntasi, Perpajakan, Perbankan, Keuangan, Pariwisata, Penyiaran, Periklanan, Hubungan Masyarakat, Fishioterapi (sebenernya sekarang Fishoterapi juga ada program D4nya), Eleketro, Mesin DLL (sejujurnya program D3 di indo sangat banyak -_- kaga cukup di sebutin atu-atu  karena tiap universitas biasanya ada juga jurusan langkah -_-)
-        Berapa beban SKS, semester dan lama yang kita terima jika kita memilih program D3?
Beban SKS di Program D3  sebanyak 110-120 SKS (termaksud magang dan penyusuna tugas akhir) selama 3 tahun sebanyak 6 semseter
-        Berapa persetase materi yang di dapatkan di D3?
Di program D3 kita akan mendaptakan persentase materi sebesar 70-60% praktik dan 30-40% materi. Karena, D3 sendiri lebih mengutamakan lulusan yang memiliki kesiapan skill untuk langsung berkerja.
-        Setelah lulus dari program D3 kita bisa ngelanjutin kuliah dimana?
Lulus dari D3 bisa ngelanjutin kok ke S1 via jalur ekstensi, atau ke D4 (tinggal nambahin sks dan tugas akhir sedikit). Dan berapa lama? kalo S1 ektensi biasanya 1,5-2,5 tahun (ditambah skripsi) kalo D4 sekitar 6 bulan-1,5 tahun. Sisinya sama kaya S1 bisa lanjut ke S2 atau S3 juga spesialis setelah ngambil S1 ekstensi atau D4. 
-        Peluang kerja program D3 gimana? Kata orang lulusan d3 itu nggak ada apa-apanya
Haha -_- this so hurt for me if i hear this kalimat -_- nggak boong banget lulusan D3 kaga ada apa-apanya a.k.a selalu jadi rendahan. Bohong banget -_- justru lulusan D3 memilik peluang kerja yang sama kaya lulusan S1 atau D4. Semua kita kembalikan lagi sama si individunya merk dagang (universitas) atau gelar tidak menjamin semuanya
-        Beasiswa di D3?
Semua balik lagi ke diri dan ke universitas kalian masing-masing biasanya katanya si beasiswa buat D3 tuh dikit tapi kan porsinya tergantung Universitas juga

Oke oke oke... sekarang kita beralih ke D4 apasi si itu D4 (Diploma IV) adalah program studi yang mengutamakan keahlian (sama kaya D3) nanti kalo lulus dari D4 kita dapet gelar SST (Sarjana Sains Terapan)
-        Apa bedanya S1 sama D4?
Apa ya? Tanya sama om gugel *canda* kalo perbedaanya biasanya dimana ya? *apadeh saya* oke serius serius. Bedanya itu kalo D4 bisa di bilang S1-nya Sekolah Vokasi/program Vokasi, atau di Politehnik. Kalo S1 kan ya umum gitu sarjana umum bukan sarjana sains terapan. Tapi sama kok S1 sama D4 nggak ada jelek dan buruknya
-        Jurusan D4 ada apa aja?
Well, D4 biasanya lebih ke arah jurusan-jurusan di politeknik ya kaya, Mesin, Elektro dll atau vokasi kaya Keuangan, Perhotelan dll. Saya pribadi masih sedikit bingung sama jurusan-jurusan di D4 yang ada di Indonesia
-        Berapa beban SKS, semester dan lama studi jika kita memilih program studi D4?
SKS yang di bebani sekitar 114-160 SKS (umunya) sama seperti S1 banyak semester 8 semester dan lamanya umumnya selama 4 tahun
-        Persentasi materi di program D4?
Sama seperti D3, D4 lebih mengutamakan praktik untuk menikatkan skill (kemampuan) mahasiswa dal lulusanya
-        Setelah lulus D4 kita mau melanjutkan kemana?
Sama kaya S1 kita bisa ngelanjutin ke S2, S3 atau spesialis
-        Peluang kerja D4? Kan D4 masih awam tuh pasti susah deh nyari kerjanya
Please ini jaman udah canggih maju dan beradab. That’s so bullshit please nggak ada yang namanya susah  ‘-‘ semua kembali ke diri masing-masing merek dagang, atau gelar tidak sama sekali mempengaruhi susah atau gampang seseorang mendapatkan pekerjaan
-        Peluang beasiswa D4?
As well, balik lagi sama universitasnya. Besar atau banyak bea siswanya tergantung universitas

So, gimana calon MABA? Masih binggung kah kalian ingin melangkah ke mana D3? D4? S1? Semua kembali ke diri kalian masing-masing. Karena yang mau sekolah bukan ortu, bukan guru BK bukan temen kalian, bukan kakak kalian atau siapa pun tapi KALIAN sendiri
semua program studi pasti punya keunggulan dan kekurangan masing-masing tinggal kitalah yang mengoptimalkan potensi kita mau dimana dan jadi apa kelak
Seperti apa yang udah saya sampaikan di tulisan a.k.a artikel gaje saya tempo hari, “JANGAN PERNAH MILIH JURUSAN KULIAH HANYA KARENA KATA TEMEN” please banget ya. Temen nggak selamanya bisa membantu kalian. Kuliah itu buat masa depan kalian buka masa depan temen kalian.
Well, kalau kalian masih binggung, coba-coba kalian tanya sama guru BK, ortu atau sodara kalian yang udah berpengalaman di bangku kuliah gimana dan seperti apa yang pernah saya kasih tahu sama kalian di artikel sebelumnya “bayakin browsing buat cari info” please banget bangetan ya guys, sekarang jaman udah canggih dan global informasi udah gampang banget di dapetin dimana-mana jangan pernah males buat nyari tahu di internet gunakan lah fasilitas yang ortu kalian kasih lebih untuk hal yang bermanfaat demi masa depan kalian.
Waktu kalian di kelas 12 itu gak lama loh 9 bulan itu bener-bener cepet kalo kalian nggak ngitungin atau ngerasain. So jangan nunda-nunda buat kalian calon maba buat nyusun gimana planning kalian kedepan buat kuliah. Karena, kalo kalian nggak punya planning semuanya sama aja NOL besar guys. Semua itu di mulai dari PLANNING lalu USAHA lalu TEKAT dan terakhir DOA.
Dan satu lagi... seorang yang berhasil adalah seseorang yang memilik planning yang baik dan tepat. Some senior saya di kampus selalu bilang seperti ini “karena tampa persiapan yang baik segala rencana yang kita susun tidak akan berjalan dengan baik.”
Well...well.. well... sekian artikel singkat bin gaje ala Yunad /? Kritik dan saran di tunggu ya /? Silakna komen di post ini atau via E-mail yang terterah di sudut kanan blog ini /? Ugh... maybe bisa juga kalian ngobrol-ngobrol santai sama saya di twitter pribadi saya @ayunadnad atau mungkin ask-ask cantik di ask.fm saya ayunad59

Hahah sekian ‘3’ salam semangat! Get  you dream come true guys!

Selasa, 28 Oktober 2014

Fake Married? [Prolog] (ff)


Autor: Yunye 
Rating: PG-17
Genre: romance, AU,  comedy
Length: chapter

Main cast:
-        Lee Jungshin (CNBLUE)
-        Kwon Mina (AOA)
-        Choi Jonghoon (FTISLAND)
-        Kim Seolhyun (AOA)
Other Cast:
-        Kwon Kwangjin (N.FLYING)
-        Lee Jonghyun (CNBLUE)
-        Jung Yonghwa (CNBLUE)
-        Lee Jaejin (FTISLAND)
-        Shin Hyejeong (AOA)
-        Seo Yuna (AOA)
-        Park Choa (AOA)

-        Kang Minhyuk (CNBLUE)

       Disclaimer:  sebenernya terinspirasi sama pasangan koplak di tempation drama /? siapa lagi kalo bukan Na Hong-gyu sama Yoo Sejin '-'. dan beberapa drama yang nggak bisa di sebutkan sangki banyaknya inspirasinya '-'/ sisanya si hanya khyalan-khayalan saya aja si huahaha Xp

Note: akhirnya yunye balik lagi /? ciee /?  habis ada some email bilang kapan aku nulis ff lagi? ini buat pembaca blog setiaku yang suka hiburan taraa /?  huahaha :3 tenang kok sekarang ffnya nggak akan bikin kalian mewek-mewek kaya baca can't forget the first /? ff kali ini sedikit santai '-' gimana ceritanya silakan kalian simak oke :3

Mina pun sampai di bandara Incheon, perjalan liburannya dari Jepang selama sebulan sudah berakhir. Setelah menghabiskan waktu bersama harabeoji dan halemoninya di Jepang. Mina pun sempat marah dengan appanya karena dia sama sekali tidak mau pulang dari Jepang sebenarnya.
Suasana terminal kedatangan internasional begitu pada merayap hari ini, di tambah lagi, susana dalam rangka libur natal dan tahun baru masih begitu terlihat. Sembari tubuh munggilnya terbalut sweeter tebal bermotif Hello Kitty yang di padukan dengan celana jeans berwarna biru gelap juga sepatu boots berwarna merah dan ia pun asik memainkan ponselnya sembari tangan kananya menyeret koper besar yang ia bawa sendirian dan tangan kirinya sibuk memaikan poselnya di kanan kirinya pun tergantung sebuah kantung belanjaan yang ia bawa dari jepang untuk oppa, appa dan eommanya di rumah junga beberpa teman dekat Mina.
“Aish! Kwangjin oppa eodiya?!” gerutunya sembari memandangin ponselnya “Ayolah, angakat telfonku!”
Dari sisi yang berbeda, Jungshin pun tiba di bandara dengan santai dan nampak ogah-ogahan. Setelah sekian lama ia pergi diasingkan oleh appanya sendiri kini appanya pun memohon padanya untuk kembali ke korea dari tempat pengasingnya di Jepang bersama pamannya .
Lalu Jungshin pun terduduk di sebuah kursi sembari asik memasang sebuah earphone di kedua telingnya. Ia pun nampa asik sendiri dengan dunianya. Sejujurnya, ia sangat merindukan bermain band bersama teman-teman masa kecilnya Jung Yonghwa, Kang Minhyuk dan kakak laki-lakinya Lee Jonghyun yang begitu appanya banggakan dan cintai bahkan appanya lebih mencintai Jonghyun ketimbang dirinya segala hal yang appanya berikan sangat  untuk Jonghyun berbanding jauh dengan apa yang ia dapatkan dari appanya.
Bahkan, karena ia menolak menuruti perintah appanya yang menyuruhnya berhenti bermain band ia pun mendapat hukuman diasingkan setelah lulus SMA. Ini sungguh tak adil untuk Jungshin. Terkadang jungshin sering menaruh iri dengan hyung-nya itu bahkan terkadang ia menaru dendam dan sedikit benci dengan hyung-nya itu, namun eommanya sering mengatakan biar bagaimana pun Jonghyun adalah kakak laki-lakinya ia tidak boleh membenci Jonghyun.
Mina pun nampak kesal menunggu jemputan dari oppa-nya sesekali ia mengerang mendesah kuat bahakan ia mengacak-ngacak rambutnya kesal karena sudah puluhan kali ia menelfon oppanya itu namun tidak ada satu pun panggilan yang di jawabnya
“Aish, Jin oppa begitu menyebalkan! Awas lihat saja nanti akan aku adukan dengan appa setelah pulang nanti” desisi Mina “Kenapa ratusan Kakoktalk, sms dan telfonku tidak sama sekali kau jawab oppa! kebiasaanmu kenapa tidak  pernah hilang”
Lalu pun Mina duduk disamping seorang pria berambut hitam berantakan, tubuh pria itu tinggi layaknya seorang foto model, bahkan lebih tinggi dari oppanya. Kulit pria ini terlihat agak kecoklatan dan tubuhnya hanya di balut dengan jaket berwarna putih dan dipaduhkan dengan celana jeans berwarna abu-abu juga sepatu kanvas berwarna senada dengan celana jeans pria itu. pria itu tidak menyadari keberadaan Mina. Ia begitu asik dengan ponselnya.
Mina pun menghela nafas panjang sembari melirik kearah pria yang ada disampingnya sedikit, pria ini nampak seperti bradalan atau jangan-jangan dia seorang gangester? Ia nampak misterius dan berantakan. Bahkan, Mina pun tidak bisa melihat wajahnya karena wajah pria ini di tutupi masker dan sebuah kacamata hitam yang bermerek dan kelihatan sangat mahal.
Jungshin pun merasa seperti sedang di perhatikan dengan seseorangh di sampingnya, ia sedikit merasa risih melihat seorang gadis mungil berambut cokelat muda dan tergerai panjang.
“Ada apa nona?” tanya jungshin kesal karena ulah gadis ini “Kenapa kau memperhatikanku dari tadi?”
Lalu gadis ini nampak salah tingkah dan buru-buru memainkan poselnya “Maaf “
“Jangan mengangguku!” perintah Jungshin “Urus saja urusanmu sendiri dasar gadis aneh!”
Dan Jungshin pun kembali asik memainkan ponselnya kembali. Lalu ia tersadar, ia membawa sebuah bungkusan oleh-oleh dari Jepang yan terletak di samping tempat duduknya. Mukin bungksan itu adalah pembatas untuk Jungshin dan gadis mungil ini.  Oleh-oleh dari jepang ini akan di berikan untuk pujahan hatinya sejak kecil dulu ya, Kim Seolhyun. Teman pertamanya saat ia masih di duduk di bangku sekolah dasar dan mukin teman satu-satunya saat itu.
Jungshin begitu pemalu saat ia masih kecil, bahkan banyak anak seusianya dulu sering meledeknya pria lemah. Dan Seolhyun sering membelanya dari olokan-olokan anak-anak nakal bahkan jonghyun yang notabenya kakaknya sendiri pun tidak pernah membelanya di hadapan anak-anak nakal yang mengolok-oloknya.
“JIN OPPA!” teriak gadis di sampingnya dan membuyarkan lamunan Jungshin tentang Seolhyun
“Aish” erang Jungshin “Nona, kau mengerti bahasa korea tidak si? Kenapa kau memgangguku lagi? Ha?”
“Memang aku berbuat apa?” tanya gadis itu sengit “Aku tidak berbuat apa-apa! dan aku tidak berbuat jahat denganmu, tuan”
“Kau ini seperti orang kampungan tahu!” cibir Jungshin “Tadi kau memperhatikanku, lalu sekarang kau sekarang berteriak seperti orang gila disampingku?”
“Apa? kau bilang aku kampungan?” gadis itu berdiri dari kursinya “Dengarnya tuan, kau ini yang kampungan! Aku tidak berbuat apa-apa dan siapa yang memperhatikanmu? Siapa yang berteriak-teriak seperti orang gila? Aku masih waras!”
“Gadis aneh!” desisi Jungshin. Lalu gadis itu pergi mengambil bungkusan yang di letakan di samping tempat duduknya.
“HEY NONA TUNGGU!” teriak Jungshin melihat gadis mungil itu pergi dari sampingnya. Dan gadis itu pun mengabaikan teriakan Jungshin dan terus berjalan dan menghilang di balik kerumuan orang-orang di terminal ini
“Sial!” umpat Jungshin kesal “Baru kali ini aku melihat gadis aneh dan menyebalkan seperti gadis itu. dia itu manusia apa hantu si?”
--

Rabu, 01 Oktober 2014

TIPS-TRIK MASUK PTN ala onwer blog

Hellowww hellow .... Cieee gue udah lama banget ya nggak ngepost something berbau ‘education’ di blog gue yang indah ini *yaki loindah XP* hahahaha....
Oke betewe anyway busway gue akan mengabulkan permintaan para pembaca blog setia gue yang menumpuki email gue sembari nanya ‘kak Yunad kapan di post tentang artikel atau apa lagi yang berbau educationnya’ sabar sayang-sayangku ‘3’ Yunad-nya cibuk sayanggggggggg.
Oke tema kali ini berbau education ya? Gue kudu mikir banyak mau gimana ya masuk ini artikel bukan artikel si tapi sebuah postingan perjalan cinta gue sama Lee Jonghyun *tapi boong* nggak deng tentang perjalanan gue selama kelas 12 sma sampe sekarang~
Mukin artikel-artikel yang mendukung post kisah ini akan gue bagikan setelah ini keep wait ya~
Jadi...
Jadi... gini *asek* gue paham sangat amat sangat kok dengan perasaan para siswa/i kelas 12 saat ini yang lagi dagdigdug jederrr sama nasib mereka kedepan. Paham kok Yunad kan peka /? Hahaha
Oke abaikan kegajean gue.
Buat anak kelas 12 pasti sekarang lo lagi pada sibuk ngeliatin kalender kan? (kalo buat anak kos mah liatin kalender= mikirin bayar uang kos *curcol) tapi buat para anak kelas 12 mah kalian pasti lagi strest tingkat dewa dengan “SNMPTN”, “UAS”, “UP”, “UN”, “SBMPTN” and  “UM”
Cieeee pada stresss ya dengan kalimat kalimat yang gue sebutkan tadi :P mukin kalian rasanya mau terjun aja ke lautan mendengar kata-kata itu? /evil laugh/ duh Yunad kok situ jahat si :(
Tenang Yunad kan baik banget kok. Gue akan menceritakan sedikit kisah cinta gue (boong deh) kisah perjuangan gue selama kelas 12 sma sampai saat ini menjadi pemilik yellow jacket~
Aduh gue sebut merek dagang /? *lol canda canda. Iya ni gue sekarang alhamdulilah atas berkah allah yang mahakuasa gue jadi salah satu mahasiswa di Universitas Indonesia di program vokasi kesehatan jurusan perumahsakitan /,\ hihihi makasih yang udah ngedukung gue sebelumnya.
*skip deh*
Oke perjalan gue itu nggak panjang loh buah ngedapetin yellow jacket. Jujur banget sumpah gue kadang-kadang pun tak percaya kalau gue ini anak UI sekarang. Pasti anak-anak kelas 12 sekarang lagi banyak yang bercita-cita mau mendapatkan dream jacket kalian? Iya gue pun dulu sama banget sama kalian guys.
Perjalan gue buat jadi salah satu mahasiswa itu nggak mudah sumpah penuh banget perjuangan dan air mata gue. Selama kurang lebih 9 bulan gue berjuangan demi masuk ptn.Kalo di tanya gue masuk ke UI itu via apa gue akan jawab gue via SIMAK UI guys~ bayangkan perjuangan gue yang nggak mudah ini :”)  apalagi kalian tau soal simak susah kaya apa tahu :”) *cucol
Fyhhhh..... gue nggak tau mau cerita bagaimana rupanya. Hanya membagi kisah aja si. Jadi gue dulu saat kelas 12 itu... sempet banget bingung loh mau masuk kuliah dimana. bahkan gue sempet putus asa malah mikir kayanya buat masuk ptn susah. Apalagi, gue di sekolah dulu tipikal anak yang biasa aja.
Juli.. Agustus... September... Oktober... November... Desember...
Waktu pun terus berjalan hingga pergantian tahun 2013 tiba :”) so ini tandanya waktu “SNMPTN”, “UAS”, “UP”, “UN”, “SBMPTN” and  “UM” akan tiba sebentar lagi.  Jujur gue sempet takut dengan kalimat-kalimat ini pas kelas 12. Bahkan gue dulu saat kelas 12 saking stresnya waktu tidur gue hanya 4-6 jam sehari kadang-kadang kurang banget.
Pas kelas 12, gue pun sempet ikut yang namanya les. Yalah gue les tapi cuman sampai un dong. Wah pasti kalian mikir ni kok sampe UN dong. Iya emang sistemnya seperti itu di tempat bimbingan gue dulu.
Dan... januari pun tiba... ketika guru BK gue nyamperin kekelas gue dulu dengan senyum manisnya di berkata ‘nak sebentar lagi SNMPTN akan tiba’ anjir -_- gue mendengar kata ini langsung keringet dingin :” dan fyhh gue sempet galau setengah mati mau kuliah dimana.
U know lah ptn yang bagus banyak banget :”) sampai ya kira-kira seinget gue ya.  Pas snmptn mau di tutup gue sempet milih PTN  yang menurut gue aduh gue sinting deh :”) jujur ye waktu snmptn gue milih PTN  yang mukin gue di bilang sinting kali ya. Habis gue sebenernya nggak ngeliat dengan kemampuan gue juga :”). Gue bener-bener mengantungkan harapan tinggi gue masuk ke IPB saat SNMPTN dengan jurusan yang lumanyan banyak peminatnya :”)
Saat SNMPTN, gue cuman mengharapakan keajaiban tuhan aja intinya. Ehh nyatanya emang belum jalanya kali ya :”) gue pun di tolak sama PTN via SNMPTN :”) atit ati banget sumpah :”) tapi, gue cukup santai si ya karena gue pribadi sebelum jauh-jauh hari pengumuman SNMPTN gue udah belajar buat SBMPTN. Tapi, sebenernya nyokap gue saat itu seneng kenapa seneng? Karena dia sebenrnya nggak ngizin gue di IPB (gue sedang galau nyokap sukacita) sempet si gue kena cerama bonyok esp dari nyokap panjang lebar kenapa gue saat SNMPTN nggak milih UI? Kenapa obsesi banget sama IPB apalagi sama biologi? Karena saat SNMPTN angkatan gue kaga boleh melenceng gue juga di UI minat FK sama psikolog kalo gue ambil psikolog kan kaga mukin karena di UI psikolog masuk rumpun soshum bukan sainstek kalo gue ambil FK gue takut nggak dapet. eh sialnya gue ambil FMIPA IPB kaga dapet juga maksud hati mau cari aman gitu ujungnya kaga dapet -_-
So gue si cuman kasih tips sama kalian, saat kalian milih ptn di undangan jangan hanya ambisi dan nafsu aja si tapi kalian liat juga kemampuan diri kalian dan nilai kalian. Tau si snmptn itu bagaikan undian tapi, alangkah baiknya kalian juga mikirin gimana resikonya dan gue sarin lagi kalian jangan mengantungkan harapan kalian setinggi langit dengan undangan aka SNMPTN. Optimis masuk boleh tapi lo harus berfikir untuk overpede bro di indonesia orang pinter banyak nggak cuman elo doang. Belum tentu ya yang pinter juara umum jaminan masuk PTN. Saat selesai un gue saranin si kalian nyicil-nyicil lah yang namanya belajar buat SBMPTN/UM biar nggak keteran kalo kalian punya persiapan juga yang enak kalian nggak kaget.
Nah, gue pun mulai getol tuh sebulan persiapan belajar SBMPTN. Lo tahu gak si? Gue yang notabenya anak IPA pindah ke jurusan IPS rasanya mau terjun aja sumpah. Tapi, namnya tekat ya emang susah. Terus pas SBMPTN, gue pun move on dari IPB :”) atas saran nyokap gue gue milih UI deh *nyokap gue emang kepengen gue di UI dan gue sendiri si kepengen di psikologi UI*, anjir ye gue -_- makin lama makin sinting pilihan gue.
Nah, beberapa hari sebelum bulan juni gue pun meminta pencerahan sama senior gue di FK UI sama FIB UI gue ngobrol panjang lebar sama dia habis itu sebenernya gue saat itu juga sedang mengantungkan harapan gue yang tinggi sama SBM terus gue ngobrol gitu sama senior gue. Senior-senior gue ini masuk via SNMPTN sama PPKB UI, dan senior gue pun memberi saran sama gue “jangan sepenuhnya mengharapkan sesusatu tapi lo juga harus punya planning lain. Optimis boleh tapi kalo lo bergantung sama satu planning sama aja boong. Kita hidup itu nggak mulus kaya paha SNSD atau paha member AKB48 banyak krikil tajam yang menghalangi”
Setelah mendapat pencerahan /? Gue pun mulai deh melirik-lirik tentang UM aka Ujian Mandiri. Dan gue mulai mencari info :3 gue coba diskusi dengan bonyok dan bonyok setuju aja. Lalu gue pun menepatkan pilihan gue ikut um SIMAK UI dengan modal nekat doang kenapa gue bilang gue modal nekat? Karena gue sama sekali nggak ikut intesif bimbel atau apapun penujuang SBMPTN lah padahal gue pindah jalur dari IPA ke IPS.
Gue pun mulai getol belajar setiap hari jujur ye setelah pengumuman gue di tolak snmptn gue belajar sedikit double waktu tidur gue pun juga makin berantakan. Apalagi bulan juni sekitar dua minggu mau SBM gila gue tidur setiap hari cuman sekitar 5 jam gue tidur dari jam 4 subuh sampe jam 9/10 pagi terus selepas jam makan siang siang belajar lagi untuk SBM dan malem belajar buat SIMAK sampe subuh sangking gilanya tuh gue -_- hahaha gue cuman mengandalkan buku soal-soal, wifi, internet dan belajar online.
Fyi.. setelah ujian pun gue sempet strest juga si sampe sakit -_- sbm pengumanan pun tiba dan nyeseknya.... gue di tolak (lagi) sama PTN nyakitinya itu gue gagal di jurusan yang bene-bener gue mauin *re gue tuh pengen banget-bangetan psikologi* sumpah sampe nangis kejer gue pas tau gue di tolak SBM :”)
Dan gue pun sempet hopless untung mengetahui pengumuman SIMAK. Dan lo tau? pengumnan simak di majuin saat itu gue sempet mikir ‘paling juga gue akan mendapatkan tulisan ‘maaf anda’ blablabla lagi’ gue pun baru tahu pengumuman simak sekitar tanggal 22 Juli *pengumuman simak tanggal 21 Juli saat itu nggak tau kenapa di majuin gitu dan sebenernya pengumuman harusnya tanggal 23 Juli*.
Dengan setengah hati gue buka tuh pengumanan SIMAK karena temen-temen gue sekaligus senior gue yang memberi pencerahan itu bawel banget kaya ibu-ibu PKK nyuru gue buka pengumanan simak /?

Dan pas pengumanan simak


Gue pun akhirnya nggak mendapatkanan tulisan “maaf” tapi berganti menjadi tulisan “selamat”  :”D gile ye perjuangan gue :”)
Dan gue bener-bener bersyukur banget dapet di UI. Ya walau belum jodoh dengan jurusan yang bener-bener gue mauin si tapi gue selau bersyukur sama allah atas berkah dan karuhianya dan ujian ia berikan :”) dua kali di tolak PTN itu menyakitkan luar biasa loh. Tapi gue mendapatkan buah manis dari usah gue selama ini.
Ya begitu lah kisah gajeh gue menuju dream campus gue
Gue si cuman mau kasih tips-tips kecil buat kalian para calom MABA *Cielah maba ni ye~* via cerita gaje gue ini simak aja aja baik-baik beberapa tips dari gue *winkeu*:
1.     Kalo mau masuk PTN yang kalian kudu wajib harus punya adalah ‘TEKAT’ inget tekat kuat itu bener-bener mujarab banget
2.     Kalo mau masuk PTN kalian juga harus punya ‘MENTAL’ juara karena kata orang kalau udah masuk PTN itu si adalah orang-orang yang terpilih
3.     Saat sebelum SNMPTN mulai, kalian mulai tuh cari info tentang PTN tanya senior-senior kalian tanya guru BK kalian tanya ortu tanya sodara tanya siapa pun deh.
4.     Pas SNMPTN usahkan pilih pilihan yang sesuai dengan minat dan kemampuan ini wajib banget loh!. Esp, buat anak IPA kalo seandainya tahun lo SNMPTN nggak boleh melenceng kaya tahun gue gitu, tapi lo ngebet banget masuk jurusan IPS lo harus punya planning lain *re: misalnya lo coba cari jurusan yang selain lo mau gitu atau lo melewatkan kesempatan untuk ikut SNMPTN monggo tapi lo harus mikir buat resiko kedepan juga bagaimana*
5.     Terus jangan lupa juga siapin PTS. Cari info juga tentang PTS biar kalo andai kata lo nggak dapet PTN sampai jalur UM pun lo ada cadangan lain di PTS. Daripada lo keteran bro sist nyari PTS biasanya kalo awal-awal PTS agak murah coba deh klo mepet-mepet masuk harganya boo -_-
6.     Selesai UN = libur panjang? Salah bray! Selesai UN lo jangan terlalu bersantai-santai tapi lo harus mulai nyicil belajar untuk persiapan SBMPTN.
7.     Selesai UN = bebes ngapain aja? Salah -_- selesai UN lo harus mempersiapkan yang namanya planning lo buat kuliah mau kuliah dimana kalo seandainya lo di tolak SNMPTN.
8.     Jangan mengantungkan harapan yang tinggi dengan  undangan aka SNMPTN. Inget optimis boleh overpede jangan! Di indonesia orang pinter cerdas dan beruntung sangat banyak nggak elo sendiri! Lo juara umum belum tentu bisa dapet PTN!
9.     Banyakin sharing sama ortu dan guru BK masalah jurusan.  Jangan milih jurusan karenan temen -_-  ini haram banget hukumnya milih jurusan itu dari hati bro
10.  Kalo seandainya, ortu maksa jurusan gitu lo coba konsul sam guru BK di sekolah inget ye di sekolah ada guru BK bukan buat jadi panjangan manis -_-
11.  Banyakin stalk akun berbau pendidikan di twitter! Sumpah ini bener-bener bermanfaat luar biasa diri lo exp: follow ini akun @info_snmptn di situ banyak banget info tentang kuliah PTN PTS dll
12.  Usahkan untuk mempersiapkan SBMPTN jauh-jauh hari. Kalo kalian ikut bimbel usahain manfaatin semuanya lah mumpung kalian lagi bimbel/les privat. Kalau nggak bimbel/les *kaya gue* kalian cukup mempersiapkan SBMPTN dengan soal-soal yang banyak ada di internet dan banget juga di jual di toko buku
13.  Kalo kalian kesulitan belajar  (terutama buat yang nggak ikut bimbel/les) gue saranin kalian gunain yang namanya INTERNET dan MEDIA BELAJAR ONLINE exp: kaya zenius.net  daripada kalian di depan internet main game online striming dra-kor atau fangirling fanboying nggak jelas manfaatkan internetlah sedikit aja buat belajar kalo kalian nggak ikut bimbel atau les selama ya kurang lebih 2-3 bulan selama SBM – UM. Inget masbro mbaksist ini demi masa depan lo bersakit-sakit dahulu lah beberapa bulan dulu gue juga begitu kok puasa fangirling aa burning gue 4 bulan :”)
14.  Jangan cepet patah semangat. Di tolak SNMPTN dunia ini nggak ancur kok bro! Ditolak berati tandanya emang belom jodoh dan seperti yang gue katakan lo kudu punya planning! Inget banyak jalan menuju Roma~ nggak dapat SBMPTN dunia lo juga kaga ancur bro! Masih ada UM masih ada PTS.
15.  Kalo tahun depan mau ngikut, usahakan kalian persiapin diri dengan matang jangan asal-asalan ikut SBM sama UM.  Belajar serius siapkan tekat karena tanpa tekat semuanya NOL besar!
16.  Jangan takut buat NYOBA UM! Dan jangan takut masalah biaya UM nanti bayar blablabla jujur ya boong banget itu kata orang UM = main belakang aka beli kursi nggak ada itu namanya beli kursi di PTN manapun semua tergantung KEMAMPUAN LO SENDIRI so hapus pikiran lo ttg masalah UM yang mahal sampe katanya bisa jual rumah dll boong banget! UM sama kaya SBM kalian harus berjuang dulu pake test nggak ada tuh masuk PTN instan kaya mie instan tinggal di rebus jadi! Banyakin browsing kalo bisa mah klo lo kaga percaya. Tanya sama guru bk sampe gumoh juga nggak apa-apa.
17.  Jangan DENGERIN KATA ORANG! Jujur ya gue sering banget di bilang semacam ini, everyone always jude me as not smart just fool person and lazy person i didt hv skill or etc. Kalo lo di ledekin semacam gini deh “eh lo milih FK UI? Yakin? Kan lo blablabla ahlah paling lo kaga masuk deh percaya” gak usah dengerin bro sist! Tutup kuping lo fokusin padangan lo kedepan dan tanamin sama diri lo “biar orang mau ngejude apa gue akan terus berusaha untuk mendapatkan apa yang gue inginkan dan gue harus membukitkan gue bisa”
18.  Banyakin berdoa ini lah kunci dari segala kunci yang ada. Tanpa doa usaha kita akan sia-sia. Dan tanpa usah doa juga akan sia-sia
19.  Dan restu orang tua juga memberi jalan untuk kita guys! Percaya nggak percaya deh restu ortu bener-bener paling mujarab dari apa-pun.
Yak sekian tips dan cerita gaje gue /? Next part dari artikel education yang gue buat adalah tentang Vokasi, SBM, dan UM atau yang lainya. Kritik saran keep send email di cp yang tertera atau komen boleh atau ask on twitter sang empu blog ini   @ayunadnad
Semoga tips dan cerita gaje gue dapat memberi semangat dan motivasi buat kalian semua untuk mau berusah dan yakin dengan mampuan kalian untuk bisa masuk PTN favorite kalian. Ingat kita hanya manusia yang hanya mampu berusaha dan berdoa selebihnya allah yang menentukan semuanya
And one kalimat favorite gue “it’s up to you how far you go. If yo don’t try, you’ll never know” – Merlin. Jangan takut buat mencoba sesuatu ya! Good luck kalian semua para calon MABA! I hope u all can get ur dream jacket!

Selasa, 16 September 2014

i love you americano man (ff)


Autor: Shin Yuna 
Rating: PG-15
Genre: romance, AU
Length: one shoot

cast:
-        Lee Jungshin (CNBLUE)
-        Seo Yuna (AOA)
-        Jung Yonghwa (CNBLUE)
-        Kwon Mina (AOA)
-        Kim Chanmi (AOA)
-        Lee Jonghyun (CNBLUE)

Disclaimer:
Aku buat ff ini aslinya cuman membalaskan dendam dengan khyalanku/? aku iseng-iseng lagi berhayal di some famous coffee shop /? (namanya kusensor ya XP)Ini semua murni inspirasaku no kopas loh :( Semua tokoh milik Tuhan, FNC, CNBLUE, AOA, BOICE, ELVIS, dan tentu umma appa dan keluarga mereka /? Ff ini murni hanya imajinasi ya!

Note:
kalo ada kesamaan ide dan latar mianhae :( semua orang terkadang memiliki kesamaan tanpa hasil contek mencontek. Selamat menikmati.Kalau sedikit klasik ceritanya maklumi saja~ i’m just pemula /?
Happy reading~ semoga kalian suka hahaha /? Jangan lupa kritik dan sarannya. Hati2 banyak typo :*


-        Terkadang dengan suatu kebiasaan yang tak lazim dan perhatian yang kecil, membuat seseorang jatuh cinta dengan mudah bahkan untuk seseorang yang sama sekali tidak pernah kamu pikirkan sebelumnya akan mencintaimu dan membalas perasaanmu -


Author pov’s

            Di siang yang dingin di musim semi. Di sebuah coffee shop yang cukup ramai dengan pengunjung, Jungshin seorang namja jangkung hanya duduk di pojokan coffee shop sembari terus mengetuk-ngetukan kan jari telunjuknya di atas meja. Diliriknya jam tangan yang ia gunakan.
Sudah nyaris satu setengah jam ia duduk sendirian dan tidak memesan apa-pun untuk dirinya. Perasaanya sangat cemas hari ini. Entah lah, otaknya mulai berfikir bagaimana ia akan mengatakan sesuatu. Yang ada di pikiranya ia takut membuat orang tersebut menjadi marah dan tidak ingin bertemu denganya.
“Selalu saja kalau bikin janji sukanya ngaret!” gerutu Jungshin. Ia terus memperhatikan ponselnya kalau kalau mukin ada pesan masuk atau telfon.
“Sunbaenim!” seru seseorang dan membuat Jungshin cukup kaget. Ia pun menoleh kearah belakang tubuhnya. Terlihat seorang gadis berambut sebahu berwarna honey blonde berjalan menuju kearah Jungshin. Tubuhnya yang nampak seperti gitar spanyol sangat cantik dan indah itu pun hanya di tutupi dengan sebuah matel tebal Seketika Jungshin mulai salah tingkah. Wajahnya mulai merah padam seperti kepiting rebus. Lalu gadis itu melepaskan mantel tebalnya itu terlihat ia hanya mengunakan celana jeans pendek dan kaus oblong yang di padukan dengan sepatu kets.
“Hello sunbaenim!” sapa gadis itu saat ia sudah duduk di hadapan Jungshin “Apa aku terlambat sangat lama? ah, mianhae sunbae, aku baru saja pulang latihan dengan member AOA nih.”
“Anniya” ujar Jungshin spontan “Aku baru datang lima menit yang lalu kok, Yuna” Jungshin pun berusaha menyembunyikan berapa lama waktu yang ia buang untuk menunggu gadis ini.
“Mianhae sunbaenim.” ujar gadis itu “Nanti aku traktri sunbae deh. Minum kopi sepuasnya untuk sunbae sebagai tanda permintaan maafkan aku, karena membuat sunbaenim menungguku. mau minum kopi apa? Iced Americano? Iya?”
Jungshin pun mengeleng cepat “Tak perlu repot-repot Yuna, aku bisa bayar sendiri. Masa seorang bassist band se-terkenal CNBLUE harus merepokan hoobaenim-nya?”
Yuna pun tersenyum “Aish, aku tidak merasa di repotkan kok sunbae sungguh hanya sebagai tanda permintaan maaf saja.”
--
Jungshin’s pov
            Seketika jantungku ingin berhenti berdetak saja saat ini. Astaga aku sedang melihat soerang malaikat dari khayangan tersenyum denganku hari ini. Aku tidak sedang bermimpi kan? Jika aku bermimpi, aku tak ingin terbangun dari mimpi indah ini.
Aku pun terus memandangi Yuna yang ada di hadapanku. Memandangi betapa cantiknya gadis ini. Rambutnya yang sewarna madu, kedua matanya yang berwarna cokelat, dan kulitnya yang bersih. Aku benar – benar merasa dia bukan manusia tapi dia seperti seorang malaikat.
“Sunbaenim!” seru Yuna sembari melambaikan tanganya di depan wajahku. Sontak aku terkejut dan menjadi salah tingkah.
“Oh... oh... oh.. iya Yuna wae?” tanyaku gelgapan “Kau ingin minum apa? ayo pesan saja.”
“Lah, kenapa sunbae bertanya aku mau minum apa?” Yuna menaikan alisnya “aku bukan seorang coffee lovers sepertimu atau Yonghwa sunbaenim. Dasar americano man! ugh! Sebenarnya aku ingin Hot Chocholate tapi mukin ini terkesan seperti anak-anak ya?”
Seketika aku tersenyum. Ya, Yuna selalu menyebutku akhir-akhir ini dengan sebutan Americano man, karena aku beberapa waktu belakangan ini lebih sering meminum Iced Americano. Bahkan julukan Americano man yang Yuna berikan dengan Yonghwa hyung juga diberikan denganku saat ini.
“Jadi kau ingin minum apa Seo Yuna?” tanyaku lagi “Iced cappuchino blend?, caramel ? atau-“
“Ah, baik aku seketika ingin minum hot cappuchino” potong Yuna “Disuasana dingin seperti ini aku lebih suka minum yang hangat. Sunbaenim, apa masih mau memesan apa? Iced americano? Aku sarankan si lebih baik minum yang hangat saja dari pada kedinginan nanti kau terkena flu lagi.”
Ya gadis ini. Selalu saja... mengkhawatirkanku dan inilah... ini lah yang membuatku semakin lama semakin mencintai gadis ini. Kelembutanya... senyumanya... perhatianya... ah, Seo Yuna kau benar-benar seorang malaikat
Aku pun memanggil pelayan dan memesan minuman yang kami berdua inginkan. Seketika setelah aku memesan lalu pelayan itu kembali pergi meninggalkan kami berdua, aku dan Yuna saling bertatapan dalam kebisuan dan tiba-tiba Yuna pun mengeluarkan tab-nya dan sibuk dengan tabnya
Sial, kenapa jadi dia sibuk sendiri -_- menyebalkan yeoja dimana-mana memang menyebalkan err. Kalau aku tidak mencintai yeoja ini sudah aku tinggalkan dia sendirinya.
Dan pelayan pun datang sembari membawakan kopi pesanan kami. Kali ini aku memesan Hot Mochachino dan meninggalkan Iced Americano kesukaanku itu. ah, entahlah kenapa aku tidak sama sekali merasakan dingin ya? Seharusnya aku memesan Iced Americano saja tadi.
Setelah pesan datang, Yuna pun mulai sibuk dengan tabnya. Seketika aku merasa kesal juga lama-lama dengannya. Semacam aku tidak dianggap -_- hello handsome bassist and maknae yang di gilai di Korea Selatan sudah berada di hadapanmu Seo Yuna!
“Yuna-ya!” seruku
“Ah, nde sunbaenim?” sahut Yuna “Waeyeo? Sunbae mau pulang?”
“Jangan abaikan aku!” erangku. Seketika dengan kesal aku pun bangkit dari tempat dudukku dan menghampiri Yuna, dan dengan kesal aku mengambil tabnya dari pangkuan gadis ini.
--
Yuna’s pov
             Sial! kenapa tiba-tiba Jungshin sunbae mengambil tabku seperti ini? Argghh kenapa semakin hari tingkah Jungshin sunbaenim semakin aneh. Entah lah, aku makin bingung dengan sikapnya akhir-akhir ini.
Bukan aku besak kepala, tapi dia memperlakukanku sangat istimewa semakin hari. Padahal seharusnya dia bisa memperlakukan Mina seperti ini namun kenapa harus aku? Bukan kah dia dan Mina sangat dekat?
Dan hari ini? Angin apa manusia ini mengajakku minum kopi bersama? Kenapa dia tidak mengajak Mina atau mukin teman satu grupnya?
“Sunbaenim...” ujarku kaget “Jangan ambil tabku!”
“Seo yuna.” sahut jungshin sunbae “Jangan abaikan aku!”
Aku terdiam. Dan saat ini jarak antara kami berdua tinggal beberapa jengkal lagi. Seketika jantungku berdetak cukup cepat. Eottoke.... jangan Yuna... jangan besar kepala. Ingat dia hanya sunbaenimmu jangan berharap lebih.
Dan Jungshin sunbae pun menjauh dariku. Kini ia kembali duduk di hadapanku. Lalu, sekarang giliran dia asik bermain dengan tabku. Ugh padahal tab itu hiburanku! Sunbae ini senang sekali menganggu waktuku bersama tab kesayanganku.
“Yuna.” ujar Jungshin sunbae. Lalu ia mengembalikan tabku. Terlihat ia membuat suatu tulisan. Tunggu aku tidak salah baca kan? Apa maksudnya ia menulis 1... 2... 3... 4? Seperti anak sekolah dasar yang sedang belajar berhitung saja!
“Apa maksud sunbaenim?” tanyaku nampak bingung. Aish Yuna berhentilah bersikap seprti orang linglung Yuna! Bagaimana Chanmi dia memanggilmu dengan sebutan orang linglung? Aish Seo Yuna...
Dan Jungshin sunbaenim pun kembali mengambil tabku. Lalu ia kembali menulis di aplikasi menggambar yang ada di tabku.
“Seo Yuna...” ujar Jungshin sunbae
Dan aku pun tersedak. Apa? he’s want to kiss me every minute, ever hour everyday? Heol! Aku bukan yeoja... yang sembarang kau tahu Lee Jungshin? Err akan ku adukan dengan manager eonnie!
“Sunbaenim!” erangku “Apa maksudnya ini?”
Seketika Jungshin sunbae pun kembali menghampiriku. Kini ia berlutut di hadapanku. Astaga.. seketika jatungku berdetak tak karuna.“Jangan panggil aku sunbaenim!” perintahnya “Aku nggak suka!”
Dasar manusia aneh! Masa aku harus memanggil namanya! Mau dipandang apa aku ini? Hoobaenim kurang ajar?
“Kenapa?” aku menatapnya tajam “Masa iya aku harus memanggil namamu? Seperti itu kau maunya? Lalu aku harus-“
Chu~
Seketika sebuah ciuman mendarat mulus di pipi kananku. Aish, ya tuhan... baru kali ini ada seorang namja yang berani mencium pipiku secara tiba-tiba begini. Mana ini tempat ramai lagi? Bagimana kalau ada paparazzi yang melihat? Tamatlah aku!
“Kau” ujarku “Kenapa sunbae... kenapa...”
Seketika Jungshin sunbae pun memelukku dengan erat. Terasa desah nafasnya di tengkuk leherku. Seketika aku benar-benar lemas. Ya tuhan... apa yang harus aku perbuat? Pasti... pasti Mina akan marah denganku... aish, mianhae... mianhae.. Mina.
“Seo Yuna... saranghae.... saranghae...” bisik Jungshin sunbae tepat di telingaku.
Astaga rasanya aku ingin berteriak saat ini juga. Aku nggak salah dengar kan? Ya memang aku mencintainya dan aku pikir ini gila dimana aku notabenya hanya seorang hoobaenimnya malah mencintai sunbaenim sendiri oke aku sudah tidak waras memang! Dan yang lebih gilanya lagi, aku sudah merebut Jungshin dari Mina eottoke.
“Lee Jungshin...” ujarku
Dan jungshin sunbaenim pun melepaskan pelukanya denganku. Lalu ia mengegam tanganku dengan erat. Dia tidak perduli dengan suasana coffeeshop hari ini. Mau ramai atau sepi dia seperti sudah kebal dengan blitz kamera dari paparazzi atau penggemarnya. Dasar aneh!
--
Author’s pov
            “Mianhae Yuna.” ujar Jungshin “aku tahu ini... ini terkesan tidak masuk diakal denganmu. Tapi ini lah kenyataannya Yuna... aku mencintaimu... sangat amat-.”
“Oppa.” ujar Yuna spontan
“Ne, Yuna?” Jungshin pun menatap Yuna dengan lembut. Ia terus mengengam kedua tangan Yuna. Rambut hitam milik Jungshin pun seketika terliat lebih lepek dari biasanya. Yuna hanya mengigit bibir bawahnya untuk menghilangkan rasa gugupnya. Mereka saling bertatapan dalam kebisuan sangat lama.
“I love you too..” jawab Yuna
Mendengar kalimat yang di ucapkan yuna tadi, jungshin merasa ia seperti sedang bermimpi. Dan senyum kini mengembang dari bibir Jungshin ekspersi kebahagiaan terpancar dari wajahnya.
“Seo Yuna..” ujar Jungshin
“Nde oppa?”
Dan jungshin pun merenguh wajah Yuna dengan kedua tanganya. Kini wajah mereka semakin dekat tinggal sejengkal lagi. Desah nafas yuna terasa sekali di wajah Jungshin begitu juga sebaliknya
“I’ll love you till the end of time.” ujar Jungshin. Dan dengan spontan Jungshin mencium hidung Yuna. Seketika wajah Yuna makin terlihat merah padam.
“I love you more and more Lee Jungshin! I dont know why i love you! Now give me what the reason why i love you, Lee Jungshin.” Balas Yuna. Dan senyum pun terukir manis dari bibir merah Yuna.
“I know it, Yuna” jawab Jungshin. “Jawabnya hanya didirimu Yuna”
 Seketika mereka pun saling berpandangan satu sama lain. Dan sebuah kecupan mendarat di hidung Yuna. Seketika wajah yuna pun kembali merah padam
“Yah oppa!” erang Yuna
Dan jungshin pun tersenyum meledek dengan Yuna “Wajahmu sangat merah seperti kepiting rebus Seo Yuna.”
Dan Yuna pun menjauhkan dirinya dari Jungshin. Jungshin pun kembali ketempat duduknya, ia pun memandangi wajah Yuna cukup lama. Yuna hanya membuang pandangnya dari Jungshin sembari mengigit bibir bawahnya.
--
Jungshin’s pov
            Aku merasa aku sedang bermimpi saat ini. She’s have feel same with me? Ah benar juga si kata Yonghwa hyung cobalah berusaha jujur daripada terlambat. Seketika otakku mulai berfikir. Rasanya...aku ingin mencium bibirnya saat ini namun...
“Sunbaenim?” panggil Yuna tiba-tiba dan membuyarkan lamunanku
“Oppa” ralatku “Waeyeo Yuna?”
“Anniya” Yuna menggeleng
Aku pun melirik jam tanganku. Jam sembilan. Baiklah, saatnya pulang. Aku harus cepat-cepat pulang ke dorm daripada kena omel lagi -_-
“Ayo kita pulang!” perintahku “Habiskan kopimu, Yuna.”
Seketika Yuna pun mengambil cangkir kopi miliknya lalu ia meminum kopi miliknya dengan cepat lalu ia tersenyum denganku.
“Sudah! Ayo kita pulang” lalu Yuna bangkit dari tempat duduknya sembari membawa tas jinjing dan tabnya.
“Baiklah” ujarku. “Ayo kita pulang tapi, sebelum kita pulang kau harus menemaniku kesuatu tempat arraso?” aku pun mengengam tangan Yuna dengan erat lalu kami meninggalkan CoffeShop dengan bahagia. Lalu aku pun mengajak Yuna berjalan menelurus pertokoan yang nampak mulai sepi. Ya sekarang memang belum larut si, tapi sudah sepi saja
Lalu kami berdua berhenti di sebuah taman bermain. Ah, aku salah membawa Yuna ketempat ini. Seketika Yuna pun melepaskan genggaman tanganya. Lalu ia berlari kearah ayunan ditaman ini.
“Taman ini sudah sepi ya? Ah, aku merindukan saat-saat aku bebas bisa bermain.”
Aku pun mengambil posis duduk di ayunan kosong yang berada di samping Yuna. Lalu Yuna pun mulai bermain dengan ayunanya. Terlihat sekali rona bahagia dari wajahnya. Dan, memang benar terkadang kebiasaan yang tak lazim seseorang membuatnya nampak semakin menarik.
“Kau seperti anak kecil” ledekku. Lalu Yuna pun menghentikan permainanya. Dan kin ia menatapku tajam
“Kalau aku seperti anak kecil, kenapa kau tadi mengatakan aku mencintaimu Seo Yuna.” cibir Yuna “Dasar manusia aneh.”
“Aku aneh?”
“Ya!” tuas Yuna “Kau itu aneh! Kenapa kau mengatakan kau mencintaiku padahal kita saja tidak terlalu dekat, kenapa bukan Mina kenapa?-“
“Kau cemburu dengan Mina?” potongku “Ah, kau ini”
“Tidak” jawab Yuna cepat “Siapa yang cemburu?”
“Mina dekat dengaku.” aku pun bangkit dari tempat dudukku “Karena dia minta di ajari bagimana cara bermain bass yang hebat, dan asal kau tahu.. diam-diam Mina sedang mencari informasi tentang Jonghyun hyung.”
Eoh bodoh kenapa aku mengatakan masalah Mina dan Jonghyun hyung? Habislah aku dengan Mina besok ya tuhan ampuni aku.
“Jonghyun sunbaenim?” tanya yuna bingung “Memangnya kenapa? Apa Mina naksir sama dia? Wow.”
“Entahlah.” aku mengakat bahuku “Mukin.”
Lalu aku pun berlutut di hadapan Yuna saat ini sembari mengenggam tanganya dengan erat dan aku pun menatap kedua mata cokelatnya yang indah itu sangat lama.
“Jadi, kau tidak akan berfikiran aneh-aneh lagikan?” tanyaku “Aku hanya mencintaimu Seo Yuna sungguh.”
“Tapi-“
“walau kita tidak terlalu sering bertemu.” potongku “Walau kau tidak terlalu dekat denganku seperti Mina tapi ini lah, terkadang sesuatu yang tak disangka bisa datang begitu saja.”
“Aku pikir.” tambah Yuna “Kau dan Mina sedang kencan sunb-“
“Panggil aku oppa sekarang.” perintahku “Kau harus memanggilku oppa Seo Yuna arraso?”
Yuna pun tersenyum “Sepertinya akan menjadi sebuah kebiasaan yang sulit.”
“Kau harus berusaha” tuasku “Arraso?”
“Ne oppa aku akan-“
Dan secepat kilat aku mengecup bibir Yuna untuk menghentikan pembembicaraanya. Oh astaga pabo-_- apa yang aku perbuat.
“Mianhae.” ujarku tiba-tiba. Dan Yuna terlihat kaget. Seketika ia menatapku dengan tajam dan sedetik kemudian ia tersenyum.
“Kau ini membuatku kaget saja.” ujar Yuna dan Yuna pun mendekatkan wajahnya denganku sedetik kemudian. Ia pun membalas ciumanku cukup lama. aish, aku benar-benar kehabisan nafas rasanya. Dan ia pun melepaskan ciumanya dan terseyum puas denganku
“Seo Yuna.” ujarku
“Kita impas.” ujar Yuna gembira
Lalu aku pun memeluk Yuna dengan erat “Aku mencintaimu, Seo yuna.”
“Nado.... i love you too.. Americano man.” balas Yuna
“Jadi?” tanyaku “Americano man-mu siapa aku atau-“
“Yah!” gerutu Yuna “Tentu saja kau Lee Jungshin. I love you Americano Man!”

--